Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka
Utara (Kolut) optimis tahun 2013 akan mempertahankan piala adipura. Sebelumnya
pada tahun 2012 Kolaka Utara berhasil menyabet piala adipura dalam kategori
kota kecil terbersih di Indonesia dan berada diurutan 111 dari 130 kota dengan
nilai 74,5.
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman
Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan
keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan
orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini
piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya
yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat
saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan
indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara
Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari”
katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum
yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota,
rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam
menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari
tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan
membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura
yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan
masyarakat.
Adipura merupakan salah satu
program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan
penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan
kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam
penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal
kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan
(non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at:
http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) optimis tahun 2013 akan
mempertahankan piala adipura. Sebelumnya pada tahun 2012 Kolaka Utara
berhasil menyabet piala adipura dalam kategori kota kecil terbersih di
Indonesia dan berada diurutan 111 dari 130 kota dengan nilai 74,5.
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) optimis tahun 2013 akan
mempertahankan piala adipura. Sebelumnya pada tahun 2012 Kolaka Utara
berhasil menyabet piala adipura dalam kategori kota kecil terbersih di
Indonesia dan berada diurutan 111 dari 130 kota dengan nilai 74,5.
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) optimis tahun 2013 akan
mempertahankan piala adipura. Sebelumnya pada tahun 2012 Kolaka Utara
berhasil menyabet piala adipura dalam kategori kota kecil terbersih di
Indonesia dan berada diurutan 111 dari 130 kota dengan nilai 74,5.
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) optimis tahun 2013 akan
mempertahankan piala adipura. Sebelumnya pada tahun 2012 Kolaka Utara
berhasil menyabet piala adipura dalam kategori kota kecil terbersih di
Indonesia dan berada diurutan 111 dari 130 kota dengan nilai 74,5.
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
Kadis BLH, Kebersihan dan Pemakaman Kolut, Drs.H Maksum Ramli.MM yang ditemui, Selasa (12/11) mengatakan dengan keterlibatan semua pihak dalam menjaga lingkungan maka piala adipura akan dipertahankan.
“Dengan hasil kerja keras pasukan orange, SKPD dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tahun 2013 ini piala adipura akan dipertahankan” kata Maksum.
Menurut Kadis yang lekat dengan gaya yentrik dan santai semua elemen baik pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk mewujutkan Kota Lasusua menjadi kota bersih dan indah.
“Tim penilai dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup akan melakukan penilaian sarana dan prasarana selama dua hari” katanya.
Titik penilaian tim, kata Maksum yakni sarana perkantoran, taman kota, pasar, pelabuhan, terminal, hutan kota, rumah sakit, sekolah dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah.
“Melihat antusias masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Nilai akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 74,5” ujar Maksum.
Kadis yang selalu turun lapangan membatu pasukan orange dalam melakukan pembersihan mengharapkan piala adipura yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan bersama pemerintah dan masyarakat.
Adipura merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian pencemaran dari kegiatan domestik dan penghargaan. Bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kota bersih dan hijau (Clean and Green City).
“Ada 2 indikator pokok dalam penilaian adipura, yakni indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap”
- See more at: http://www.kolutkab.go.id/news_detail.php?post_id=115#sthash.TEL0V6Ef.dpuf
